Postingan

Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan - Payung Teduh (cover) by NY

Gambar
Terima kasih telah mendendangkan lagu manis ini beberapa minggu lalu di sepanjang perjalanan Cibubur Kalibata. Memutuskan lari dari kamu adalah keniscayaan. Tapi sudah ku lakukan.... Dan selamat menjelajah gunung dan laut seperti pencarianmu selama ini... Ini lyric yang manis dan menyentak nyentak tiap memutarnya lagi... dan melewati perjalanan kita..... SAD. Tak terasa gelap pun jatuh Diujung malam menuju pagi yang dingin Hanya ada sedikit bintang malam ini Mungkin karena kau sedang cantik-cantiknya Lalu mataku merasa malu Semakin dalam ia malu kali ini Kadang juga ia takut Tatkala harus berpapasan ditengah pelariannya Di malam hari Menuju pagi Sedikit cemas Banyak rindunya

PANGERAN MUDA KU

Gambar
Jangan menyanjungku sedemikian rupa, agar kaki ini tetap berpijak ke bumi ..... Memiliki pandangan dan visi yang sama terhadap kondisi bangsa kita... kesederhanaanmu menorehkan pilu Tawa yang selalu pecah di pagi siang dan sore... Menangis rasanya tidak bisa miliki dirimu Merintih rasanya Sujud syukur Tuhan hadirkan sosokmu mengisi hari hariku Kita pernah di rumah kerja yang sama, teman teman yang sama Kita pernah menjadi bagian dari  rumah kerja di situ Meski tak saling jumpa ... membuat obrolan kita akhir akhir ini mengalir... Berbincang  tentang teman teman kita Detak kita seirama,  Ada kepercayaan mengalir di jantungku.. bahwa setiamu untukku Air di pelupuk mengalir deras Apakah ini fatamorgana Jika begitu, biarkan aku mengumpulkan serpihan hati yang berkeping keeping ini Karena nyatanya aku tidak nyata bias memilikimu... Lembutmu... sabarmu... tulusmu.... Dimana lagi akan kutemukan.... sosok ini selainmu Pangeranku Biar ku jaga mawar putih ini...

Ya Rabb Hentikan ini

Rabb, Perasaan apa ini... membelenggu Jiwa macam apa ini... tersinari tercerahi..... bisakah kau hentikan Rabb... Gundah macam apa ini.... derai air mata ini adalah..... permohonanku untuk hentikan rasa ini Bisa kah Rabb Hamba yang tak tahu diri atau apakah Please jangan permainkan perasaan ini ya Allah Aku raih kitabMu yang Agung Untuk ku dengungkan di hening malam Untuk menghapus bayang senyum nya Tapi.. ah Rabb.. dia menggangguku Bisa kah kau hentikan Agar aku tidak jatuh dalam pada sayang Ya Rabb... hentikan dengan caramu Hentikan dengan indah ya Rabb Atau Aku akan pasrah menunggu rencanaMu Bukankah niatku ini baik ya Rabb Menyelamatkan semua Membuang keegoisanku... bukankah ini mulia ya Rabb... aku ingin mendekati tuntunanMu  Saya rela terluka ya Allah Hentikan ... Atau suburkan dengan caraMu nan indah Ah hamba macam apa aku ini Minta di hentikan Tapi minta juga di suburkan.. apa sih maunya manusia tidak tahu diri ini Ya Rabb. hamba ...

KEJUTAN DARIMU

Beberapa tangkai bunga segar menyatu.. datang menghampiri Ini bentuk apa?  Perhatianmu pada wanita yang menjelang renta ini.... Kejutan itu membahagiakanku... membuat bening mata ini berkaca dan meneteskan airnya.. pelan lalu perlahan deras Terima kasih sudah membagi perhatian dengan wanita menjelang renta ini Peluklah dalam kehangatan nafasmu... agar rindu yang mau meledak kembali menjadi sejuk Genggaman tangan hangat mengalirkan dentuman merdu... Tatapan mata yang puluhan tahun aku rindukan..... pelukan hangat tulus yang puluhan tahun hilang dari dekapan Terima kasih .... Engkau datang dari langit ketujuh... injakkan bumi Dan mengejutkanku... menggandengku membawaku ke sebuah taman indah Indah sekali sosokmu.... karunia Tuhan keberadaanmu... membuat hidupku pasti akan lebih panjang yang semula hamper menjemput ajal Nyata kah ini? Akan berapa lama lagi? Bisakah aku meminta untukmu tetap tinggal di relungku.... hingga nanti Bisakah pelukanmu selalu menenangkan...

Berjalanlah di Muka Bumi

Di antara perkaraa yang dpat melapangkan dada dan melenyapkan awan kesedihan dan kesusahan adalah berjalan menjelajah negeri dan membaca buku penciptaan yang terbuka lebar ini untuk menyaksikan bagaimana pena pena kekuasaan menuliskan tanda tanda keindahan di atas lembaran lembaran kehidupan. Betapa tidak karena kita akan banyak menyaksikan taman, kebun, sawah dan bukit bukit hijau yang indah mempesona. Keluarlah dari rumah, lalu perhatikan apa yang ada di sekitar kita, di depan mata kita, dan di belakang kita,. Dakilah gunung gunung jamahlah Tanah di lembah lembah, panjatlah batang batang pepohonan reguklah air yang jernih dan ciumkan hidungmu atas bunga mawar. Pada saat saat yang demikian kita akan menemukan jiwa kita benar benar merdeka dan bebas seperti burung yang berkicau melafalkan tasbih di angkasa kebahagiaan. Keluarlah dari rumah Anda, tutup kedua mata Anda dengan kata kain hitam.... Lalu berjalanlan di bumi nya Allah yang sangat luas ini dengan senantiasa berzikir dan ...

Menuju Kebahagiaan Hakiki

Kekasih, Allah sangat sayang padaku.... ujian yang akan membuatku naik kelas ini.. sedikit membuat dengkul lemas Aku di masukkan ke dalam kawah lain yang penuh gejolak Sebuah organisasi yang di dalamnya sedikit rapuh karena leader nya kebingungan hendak berpijak ke mana... Namun rupanya engkau datang di kirim Tuhan Untuk mendampingi kegalauan hatiku melewati ini semua Sesungguhnya sungguh iba melihat kondisi yang ada, Rasanya ingin memberi kekuatan pada beliau ini Langkahnya penuh keraguan.. Setiap keputusan yang harusnya powerfull di ambil oleh seorang pimpinan sedikit kurang powerfull karena ada campur tangan pihak lain Sekian bulan aku mencoba mengikuti geliat arus pusaran kawah ini.. dan hampir nyerah Akhirnya sosokmu datang di kirim Tuhan pada sebuah petang Dalam cerita ini.. kita sudah saling mengenal sejaklama 8 tahun lalu kita bekerja dalam rumah kerja yang sama Sungguh aneh ya perkenalan ini..., tapi lagi lagi ya seperti ini Hanya aku yang bisa mencintai ...

Bening Hening... Putih ...

Cibubur, 14 April 2017 Seminggu ini tawa kita membuncah.... lalu kita saling mendengar suara suara kita melalui pita suara kita masing masing Telah kau kejutkan..... Begitu beningnya hati dan wajahmu seperti melati.... Ketika teleponku bergetar... dan di seberang sana adalah suara itu Mengapa ada pertemuan semacam ini Percayalah.. bahwa aku mengikhlaskan... terlalu putih hatimu tuk ku peluk Meski terucap bahwa kehadiranku seperti bintang yang menerangi perjuanganmu kini Jangan khawatirkan aku... Bisa aku atasi guncangan ini Ini adalah ke tiga kalinya aku bahagia karena sebuah percakapan... Dan kesederhanaan serta kearifanmu meluluh lantakkan kejernihan pandanganku.... Slow but sure... Air mata ini mengalir deras Tahukah bahwa ini pertanda... ya takdirku.. selalu takdirku sejak aku kecil .... Diam diam mengumpulkan tenaga untuk membendung rasa suka yang dating tanpa permisi Dan nadi ini seperti tertikam berdarah darah... mengalir deras hingga lemas tenagaku Jangan...