Postingan

FROM ME TO YOU

Dear, Tenanglah sayang.., becik ketitik olo ketoro... Hilangkan kecemasan di hatimu yang menggunung beberapa hari ini.. Jangan terprovokasi oleh omongan orang tentang ketidakberesan ini.. Engkau telah menancapkan sejarah dan itu adalah kebenaran.. Jika memang yang di dugakan orang itu benar adanya, kamu tidak perlu kecewa dan luka.. Allah Maha Adil yang akan membalas semuanya, Hendaklah kamu persiapkan segala sesuatunya, Kamu tidak sendiri saat ini, perlahan engkau akan keluar dari kesulitan ini.. Jadilah kuat sayangku, jangan lemah dan ini bukan akhir segalanya.. Tawakal dan selalu meminta petunjuk-NYA..

BERDUKA....

Duh, kenapa kau semakin menyudutkanku, dan membuatku tidak lagi jatuh hati... Sore ini aku melihat kebohongan sejatimu terkuak.. Ketika rekanmu menanyakan kegiatan rutinmu di hari libur.. Mengapa bukan kejujuran dan kerendahan hati engkau sampaikan.. Tapi kepongahan agar kau kelihatan setara dengan temanmu yang telah menjadi seorang GM di perusahaan ternama??... Ha ha Pengin tertawa juga melihatmu mengucapkan selamat berbahagia di akhir pekan dengan tulisan seperti," a have nice week end".. Duh malu aku... ini lho yang benar, have a nice week end".. Udah to ngga perlu berbahasa Inggris daripada salah..... Ini adalah jawabanmu ketika temanmu menanyakan kegiatanmu di akhir pekan. " kalo pagi pingpong, ada klub... golf hari lain!". Maksudnya????? Kamu melakukan aktivitas golf juga di hari lain?? Duh duh duh, apa kamu tidak malu dengan kebohonganmu? Aku semakin benci dengan semua itu? Entah.... apakah harus aku sampaikan rasa kecewaku ini.. Jangan2 nanti kau semak...

TERPURUK

Kekasih, saat ini adik terpuruk... datanglah aku butuh pelukmu, Genggamlah dan alirkan darah ini mulai habis terkikis... sebuah ketidak adilan Kekasih, Saat ini adik hampir pikun.. dan telah lupa apa yang coba adik ingat, Mampukah kau mengalirkan kesegaran lagi agar ingatan ini cemerlang seperti waktu lalu?? Masihkah engkau kekasihku, Yang membisikkan kata menentramkan hati dan penuh perlindungan... Yang menitikkan air mata di kala pasrah.. Doa itu masihkah bergaung untuk adikmu yang centil dan bandel ini?? Lelah rasanya menjalani kebohongan demi kebohongan.. Yang mengakibatkan adik melulu di buru ketakutan, kekhawatiran... Maukah kau segera mengakhiri semua ini? Bersediakah dengan tulus dan ikhlas kau meninggalkanku.. Agar aku tetap menginjak bumi dan menyadari, bahwa jalan yang kita tempuh ini bukan jalan-NYA?? Tapi akan kita kemanakan cinta putih kita itu?? Apakah kau ikhlas jika seputih hati putih ini aku lepaskan terbang... Lepas ke awan... Hingga cinta sejati itu mempertemukan ki...

CANTIKMU KEKAL.

ku selalu tahu wajahmu tetap seperti ini Karna aku bisa melihat wajahmu, tanpa harus bertemu denganmu Aku tahu indahnya matamu, karna aku tahu bagaimana hatimu Tapi yang paling aku tahu dari dirimu adalah, Wajahmu yang selalu menggambarkan keceriaan dan keramahan Menggambarkan bahwa kau memiliki kasih dan kepedulian Terhadap sesama dan mereka yang kau sayangi dan membutuhkanmu Dan selama itu yang dikatakan oleh wajahmu, Kau akan selalu tampak cantik dan ayu Walaupun seandainya nanti usiamu telah beranjak Walaupun dimasa tua dan rambutmu mulai beruban Selalu, dan sampai akhir nanti Bagiku, kau tidak akan berubah dan akan tetap seperti ini Dan itulah kecantikan terhebat didunia ***SSL**

CINTA ITU..?

Ibarat Cinta In All News, Esai, Islam, Kebudayaan, Lapak, Sastra dan Seni on 27 Agustus 2009 at 8:25 pm Cinta itu ibarat apa, api atau air? Sekelumit kisah disuguhkan dalam “Musyawarah burung-burung” karya Fariduddin At-Tar. Seorang ahli ibadah suatu saat bermimpi, dia sedang menyembah patung di Yunani. Ahli ibadah itu penasaran. Bersama rombongannya dia mendatangi Yunani dan sampailah di suatu kuil dia melihat seorang wanita yang sangat-sangat cantik. Dia terpikat dan betul-betul terpikat. Dalam kisah itu, si Ahli Ibadah tersebut rela melepaskan seluruh atribut keagamaannya dan masuk ke agama si wanita. Namun, tetap ada yang tak tega dengan si ahli ibadah. Murid-muridnya berusaha melepaskan dia dari ketergantungannya akan cinta. Itu berhasil, walau dengan sangat bersusah payah. End of fragmen. Mungkin cinta ibarat api. Selagi kecil ia menjadi kawan, namun sifat kodratinya tak bisa dihalangi. Api akan membakar seluruh zat hingga sekecil-kecilnya dan kemudian merubah zat itu menjadi sua...

BISAKAH KITA SEPERTI BAN TUBLES?

I”Habis gelap, terbitlah terang,” demikian Ibu Kartini memesankan. Setiap situasi sulit, pasti ada akhirnya. Masalahnya, kita sering tidak tahu kapan kesulitan itu akan berakhir sehingga tidak mudah untuk memutuskan apakah harus menyerah dan berhenti sampai disini saja, ataukah kita mesti bertahan ’sebentar’ lagi? Jika berhenti, boleh jadi kita kehilangan momentum karena bisa saja sebenarnya kita sudah berada pada ’detik-detik’ menjelang akhir itu. Tapi, kalau harus terus, sampai kapan? Anda tentu tahu bahwa kemajuan teknologi memungkinkan kita menggunakan ban mobil tanpa ban dalam. Ban sejenis itu bernama ’Tubeless Tyre’. Namun, lidah ketimuran kita lebih mudah menyebutnya sebagai ban cubles, alias ban tanpa ban dalam. Kekaguman saya terhadap ban cubles seolah tidak pernah habis-habisnya. Pertama karena dia mengajari kita untuk mengubah paradigma. Semula, yang namanya ban, ya mutlak mesti ada ban dalam. Jadi, tanpa ban dalam, ban tidak bisa dipompa. Ban cubles mengenalkan kita kepad...

YAKIN SAJA...

Bertanya2 dan masih terus searching... ngga ketemu. Ah.. datang tak ya? Kenapa tidak? Siapa tahu ini peluang bagus nduk. ih nggak bisa merem nih mata. upload foto2 jadul kan asyik juga... baca buku udah pegel nih mata.. hmmmh rengkuhan dan berkahMu tentu saja menjadi senjataku besok.. Mudahkan jalan ini. Tak ada ragu untuk melangkah karenaMu. Amin.